Wednesday, 29 April 2015

Konsep iOS 9 Keren dari Ralph Theodory


Seorang konseptor muda jenius yang bernama Ralph Theodory telah membuat sebuah konsep iOS 9 dalam bentuk video. Konsepnya keren banget karena ada gambaran apa yang lo suka dan butuhin pada OS apple terbaru.
Banyak yang dirubah, kalian bisa lihat pada list dibawah ini:


Videonya 

Source : http://www.kaskus.co.id/thread/54c8c548582b2e6d618b4575/keren-banget-konsep-ios-9-keren-dari-ralph-theodory/

Hati-Hati dengan Smartphone Replika dari China!!


Dikutip dari theguardian.com  (www.theguardian.com) - Sejumlah smartphone Android China yang dijual di Amazon, eBay, dan sejumlah toko online lainnya, ditemukan telah disusupi malware berbahaya yang dapat mencuri data penggunanya. Smartphone China tersebut tak diketahui asal-usulnya vendornya dan mereplika desain dari sejumlah smartphone populer.

Salah satu smartphone Android Cina tersebut adalah The Star N9500. Bentuk desain N9500 menyerupai Galaxy S4, smartphone flagship dari Samsung. Bisa dikatakan, N9500 merupakan replika dari Samsung Galaxy S4. Smartphone tersebut diproduksi di China, namun dijual secara online melalui sejumlah reseller yang berbasis di Belfast dan Hong Kong.


Malware berbahaya di dalam perangkat tersebut dikenal sebagai “Uupay.D” dan hadir dengan menyamar sebagai aplikasi preinstall Google Play Store. Keberadaannya pun tidak dapat dihapus oleh pengguna secara manual

Seorang peneliti keamanan cyber Jerman dari G Data, Christian Geschkat mengatakan, malware tersebut mencuri data pribadi pengguna di handset lalu dikirim ke server anonim yang terletak di China. Canggihnya lagi, malware tersebut juga bisa menginstal aplikasi tambahan yang mengandung virus tanpa sepengetahuan pengguna.


Selain itu, malware ini memungkinkan penjahat cyber dapat melacak lokasi smartphone, mencegah dan merekam panggilan telepon, mengirimkan pesan teks premium, hingga melakukan pembelian online tanpa seizin pengguna. Yang paling dikhawatirkan ialah, bila pemiliknya memasang dan menggunakan aplikasi mobile banking di smartphone tersebut, maka hacker bisa menyusup dengan mudahnya ke akun perbankan.

“Penjahat online memiliki akses penuh ke smartphone. Satu-satunya hal yang pengguna bisa lihat (dari malware tersebut) ialah sebuah aplikasi dengan ikon Google Play Store. Aplikasi ini benar-benar tersamarkan,” ujar Geschkat.

Konsumen pun disarankan untuk tidak tergiur dengan harga murah dan spesifikasi yang diusung dari smartphone replika semacam ini. Kebanyakan smartphone tersebut dijual kurang dari US$ 150 (Sekitar 1,5 jt Rupiah). Beberapa konsumen pun mengeluhkan, build smartphone tersebut berkualitas rendah dan gampang rusak setelah dipakai beberapa bulan.

Hingga saat ini, belum dapat diidentifikasi apakah keberadaan malware di smartphone replika tersebut memang disengaja dengan hacker bekerja sama dengan produsennya atau menyusup secara diam-diam.


Cara Membedakan Smartphone Asli dan Super Copy / Replika

Sekilas tidak ada perbedaan yang mencolok antara smartphone asli dan supercopy. beberapa orang awam yang belum paham bahkan tidak bisa membedakannya. ini lah kenapa smartphone bajakan tersebut dinamakan supercopy. karena dari segi tampilan fisik terdapat banyak persamaan yang signifikan.

Konsumen harus lah jeli dalam memilih mana smartphone asli dan mana smartphone yang supercopy. Agar tidak tertipu mari simak Cara Membedakan Smartphone Asli dan Super copy


Tampilan Fisik

supercopyHal yang harus diperhatikan pertama ketika anda ingin membeli smartphone ialah tombol utama. Letak tombol utama smartphone supercopy lebih jauh dari layar dari pada kebanyakan smartphone asli pada umumnya



Uji Perangkat Lunak

Jika tips diatas masih dirasa kurang untuk membuktikan smartphone asli atau supercopy, anda bisa gunakan cara lain yaitu uji perangkat lunak. tekan tombol *#0*# lalu tekan call/ok. untuk smartphone asli akan tampil menu seperti ini



Pesan 
ada baiknya periksalah terlebih dahulu kondisi smartphone yang akan anda beli. beli lah smartphone di gerai – gerai resmi, pastikan dan pastikan medapat kartu garansi sebagai pembuktian bahwa smartphone yang anda beli asli dan bukan supercopy

Jangan tergiur dengan iming-iming harga miring. yang namanya KW tetaplah KW tidak mungkin se-bagus dan se-aman dari penciptanya itu sendiri.



Source: http://www.kaskus.co.id/thread/53ac06f6de2cf275188b4586/hati-hati-dengan-smartphone-replika-dari-china-beware/

Mengenal Project ARA GOOGLE


Google disebutkan akan memberikan rincian lebih lanjut mengenai pengembangan Project Ara kepada para pengembang dalam tiga buah konferensi. Konferensi pertama yaitu Ara Developers Conference akan diselenggarakan pada tanggal 15 dan 16 April. Rencananya, konferensi tersebut akan dilakukan secara online melalui streaming video, nantinya para peserta dapat ambil bagian dalam konferensi ini di Museum Sejarah Komputer yang terletak di Mountain View.



konferensi pertama akan fokus pada penyediaan informasi yang cukup kepada pengembang untuk menciptakan modul individu Project ARA yang dinamakan Ara Module Developers Kit. Google kabarnya akan menyediakan agenda lengkap konferensi lainnya dalam beberapa minggu mendatang melalui website proyek tersebut. Project Ara sebenarnya adalah proyek milik Motorola yang bisa membuat pengguna smartphone untuk menyematkan sejumlah komponen dan menginstalnya kepada smartphone mereka sendiri sesuai dengan selera. Salah satu tujuan dibuatnya Project Ara adalah untuk membuat ponsel dengan komponen terbaik dengan biaya rendah. informasi terbaru yang menunjukkan bahwa semua modul akan melampirkan biaya tidak lebih dari US$ 50.



Sedangkan yang dimaksud dengan Google ARA adalah di mana telepon modular akan datang dalam tiga ukuran pada saat diluncurkan yaitu, mini dengan ukuran sekitar 4 inci, menengah di bawah 5 inci, dan lebih besar dengan kemungkinan berukuran phablets. Konsep smartphone modular mungkin adalah impian semua pecinta gadget. Dengan desain yang memisahkan setiap komponen di dalamnya, smartphone ini akan mempermudah perbaikan. Project Ara juga memungkinkan pengguna memilih hardware untuk smartphone yang diinginkan, bukan sekedar kustomisasi warna dan pola aksesoris seperti yang ditawarkan Motorola Moto X.

salah satu anggota tim ARA mengatakan bahwa dasar dari seluruh ponsel modular seharusnya menjalankan biaya sekitar US$ 15 per unit. Namun tidak melakukan apa-apa lagi selain menjembatani sisa komponsen sehingga dapat bekerja sama. Di sisi lain Google akan meluncurkan ARA Store resmi untuk modul yang berbeda, tetapi Google juga tertarik untuk memiliki pengembang dan pengecer lainnya juga menawarkan beberapa dari project ARA ini. Proyek ini tampaknya sudah menjadi salah satu dari beberapa proyek yang diambil alih oleh Google dari grup Motorola Advanced Technology and Projects. Motorola sendiri saat ini sudah diakuisisi oleh Lenovo senilai USD 2,91 miliar. Rencananya Google bakal meluncurkan perangkat tersebut secara komersil setidaknya pada kuartal pertama 2015.

Source:
www,jeruknipis.com/read/2014/03/03/video-bocoran-project-ara-google-terungkap-ke-publik
www,gainscope.co.id/google-lanjutkan-pengembangan-project-ara-dari-motorola/
teknologi.inilah..com/read/detail/2078333/smartphone-project-ara-google-siap-rilis-q1-2015