Friday, 9 November 2018

Telkomsat Siap Digitalisasi Sektor Industri Maritim

PT Telekomunikasi Indonesia melalui anak perusahaannya PT Telekomunikasi Satelit Indonesia ( Telkomsat ), siap untuk melakukan digitalisasi segmen maritim nasional melalui penyediaan konektivitas dan aplikasi di kapal laut.



Menurut Direktur Bisnis Telkomsat, Endi Fitri Herlianto dalam seminar Digital Ship Forum, mengungkapkan "Telkomsat sejak tiga tahun lalu mulai masuk sebagai penyedia layanan internet di kapal, saat ini ada sekitar 150 kapal yang kami layani baik kapal dagang, kapal penumpang maupun kapal milik TNI-AL,".

Tidak hanya menyediakan layanan konektifitas, Telkomsat juga menyediakan berbagai aplikasi dan perangkat mendukung industri 4.0 dibidang maritim. "Secara teknologi Telkomsat sudah dapat menyediakan  Internet di kapal, dan ke depan masuk ke tahapan berikutnya aplikasi diatas kapal,” jelasnya.

Adopsi digitalisasi di kapal menjadi sangat penting guna menekan biaya operasi dan pemeliharaan perangkat. Dengan teknologi Vessel Information System milik Telkomsat, perjalanan kapal akan mudah di monitor demikian juga untuk penggunaan bahan bakar dan aktivitas di kapal.

Penggunaan teknologi satelit guna melayani kebutuhan segala aktivitas internet di kapal merupakan syarat utama, karena  sifat dari teknologi satelit yang dapat menjangkau semua daerah tanpa ada blank spot.

Keuntungan Teknologi Vessel Information System

  • Mudah dalam instalasi dan integrasi jaringan.
  • Dimensi cocok dengan kondisi Maritim.
  • Total Flexibility.
  • Complete Security.
  • Coverage mencakup seluruh bagian dunia.
  • Dapat menginformasikan penggunaan BBM dengan metode konversi data RPM.
  • Instalasi lebih mudah dibanding metode lain (Level Meter dan Flow Meter).
  • Perhitungan RPM tidak memerlukan pemotongan pipa.
  • RPM2Fuel relatif bebas perawatan.
  • RPM2Fuel lebih nyaman saat pemasangan untuk ABK.


Sumber : Uzone dan Telkomsat

Friday, 19 October 2018

Mengenal Satellite News Gathering

Satellite News Gathering atau SNG merupakan perangkat yang mentransmisikan sinyal informasi yang bersifat sementara dan tersinkronisasi dengan sistem di stasiun bumi berupa Uplink yang dapat berpindah-pindah. Secara garis besar, SNG merupakan piranti untuk transmisi satelit yang portable atau mobile. 

SNG sudah terintegrasi menjadi satu dengan kendaraan berjenis Van. Namun, ada juga yang terpisah (Fly Away) sehingga membutuhkan perakitan secara manual dan memakan waktu yang cukup lama. 

Aplikasi SNG & TV Uplink :
- Live program / event 
- Feeding news 
- Interactive Video Conference 
- Playback program




Penjelasan gambar diatas dapat dilihat bahwa sinyal digital yang berasal dari Van dikirimke stasiun downlink televisi  dengan media transponder. Sinyal dari stasiun uplink SNG akan diterima di stasiun downlink televisi untuk direkam maupun dipancarkan melalui sistem satelit.


Macam-macam peralatan SNG 
1.Genset 
Berfungsi sebagai penyuplai tegangan listrik untuk perlengkapan-perlengkapan didalam SNG.

2. Antena SNG
Berfungsi untuk memancarkan dan menerima sinyal radio frequency ke satelit

3. Box outdoor
Merupakan peralatan Outdoor (Dapat diletakkan diluar  ruangan). Berisi BUC atau (Block Up Converter) dan SSPA (Solid State Power Amplifier) yang berfungsi untuk menguatkan sinyal radio frequency ke satelit. 

4. Box Indoor
Merupakan peralatan indoor (Dapat diletakkan didalam ruangan). Berisi Encoder, Audio & video monitor, Receiver yang berfungsi merubah sinyal radio frequency menjadi audio dan video, dan Spectrum Monitor.

Sumber Topologi : Metrasat

Tuesday, 9 October 2018

Mengenal Jaringan VSAT IP



Very Small Aperture Terminal atau VSAT merupakan terminal di stasiun bumi dengan diameter yang kecil dan diletakan pada titik-titik customer. VSAT menggunakan satelit sebagai media transmisinya untuk menghubungkan titik satu dengan titik lainnya.

Sementara itu, VSAT IP merupakan layanan komunikasi menggunakan media satelit yang menggunakan media stasiun bumi kecil yang diletakan pada site pelanggan berbasis IP (Internet Protocol). Teknologi yang digunakan VSAT IP yakni teknologi TDMA (Time Division Multiple Access) yang dimana kanal frekuensi digunakan secara bersama-sama.

Topologi jaringan yang digunakan pada VSAT IP menggunakan topologi star atau mesh dengan sejumlah remote atau sistem HUB. HUB berkomunikasi dengan lokasi remote yang ditentukan menggunakan kanal TDMA, sedangkan lokasi remote akan mengirimkan data kepada HUB VSAT IP yang menggunakan kanal TDMA.

Sistem data pada VSAT IP menggunakan metode broadcast untuk mengirim pesan kepada semua host yang berada dalam jaringan lokal. VSAT IP ada yang dinamakan dengan IP Gateway  yang berfungsi untuk meneruskan informasi atau pesan ke level berikutnya sesuai IP Network address tujuannya.

Konfigurasi VSAT IP






Protocol Layer OSI yang menggunakan VSAT IP
Lapisan ke 1 (Physical Layer)
Lapisan ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, syncronisasi bit rate, arsitektur jaringan dan topologi jaringan.

Lapisan ke 2 (Data Link Layer)
Lapisan ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit data dikelompokan menjadi sebuah frame. Protocol pada lapisan ini terbagi :
- PPP (point to point)
- SLIP (Serial Line Internet Protocol)

Lapisan ke 3 (Network Layer)
Lapisan ini berfungsi untuk menerjemahkan alamat-alamat IP,  dan melakukan routing melalui internetworking. Protocol pada layer ini :
- IP (Internetworking Protocol)
- ARP (Address Resolution Protocol)
- RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
- ICMP (Internet Control Message Protocol)

Lapisan ke 4 (Transport Layer)
Lapisan ke 4 ini berfungsi untuk memecah data kedalam paket-paket data yang ditentukan. Protocol pada lapisan ini :
- TCP (Tranmission Control Protocol)
- UDP (User Datagram Protocol)

Lapisan ke 5 (Session Layer)
Lapisan ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat dan dipelihara, protocol pada lapisan ini :
- NETBIOS
- NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
- ADSP (Apple Talk Data Stream Protocol)
- PAP (Printer Access Protocol)
- SPDU (Session Protocol Data Unit)
- RCP

Lapisan ke 6 (Presentation Layer)
Lapisan ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang akan ditransmisikan oleh aplikasi kedalam jaringan
-          TELNET
-          SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
-          SNMP (Simple Network Management Protocol)

Lapisan ke 7 (Aplication Layer)
Lapisan ini dijelaskan mengenai spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dengan layanan jaringan.
Protokol pada layer ini:
-         -  HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
- FTP (File Transfer Protocol)
- NFS (Network File System)
- DNS (Domain Name System)
- POP3 (Post Office Protocol)
- MIME (Multipurpose Internet Mail Exensiion)
- SMB (Server Message Block)
- NNTP (Network News Transfer Protocol)
- DHCP (Dynamic Configuration Protocol)

APLIKASI VSAT IP

1.       File transfer
2.       Videoconferencing
3.       Video / Audio Streaming
4.       Multicasting dan Webcasting
5.       IP VPN
6.       Voice and Fax Over IP